Kamis, 15 Januari 2009

Hari ke-19, Korban Syahid Mendekati 1000 dan Luka Sekitar 5000

Gaza : Agresi sengit Zionis Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza terus berlanjut. Mereka menggunakan semua kekuatan pembunuh dan penghancur. Memasuki hari ke-19 jumlah korban yang gugur sudah mendekati angka 1000 syuhada dan hamper 5000 terluka.

Direktur Layanan Ambulan dan Emergency Departemen Kesehatan Palestina, Dr. Muawiyah Husnain, kepada koresponden Infopalestina, Rabu (14/01), mengatakan jumlah syuhada hingga hari ini sudah mencapai 985, 315 di antaranya anak-anak dan 95 wanita. Selebihnya sebagian besar adalah warga sipil.

Pesawat-pesawat tempur dan artileri Israel melancarkan serangan ke rumah-rumah warga dan wilayah-wilayah pada penduduk. Husnain mengingatkan adanya sejumlah besar korban yang belum bisa dievakuasi tim medis karena masih berada di bawah reruntuhan rumah yang dibombardir Israel dan yang berada di pinggiran Jalur Gaza.

Sumber-sumber medis Palestina menyebutkan jumlah korban yang meninggal hari Selasa (13/01) mencapai 50 syuhada dan puluhan lainnya terluka. Dr. Husnain menyatakan jumlah korban luka akibat agresi Zionis Israel saat ini mencapai 4300 orng, 375 salam kondisi sangat parah. Dia menjelaskan di antara korban luka 1500 anak-anak dan 700 wanita.

Al-Qassam Susupi Pasukan Israel dan Hancurkan Kendaraan Militer


Gaza : Batalion Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas mengungkap bahwa para pejuangnya berhasil menyusup ke belakangan barisan pasukan Israel yang menyerang timur bukit Al-Kashif, utara Jalur Gaza dan menghancurkan sejumlah kendaraan militer mereka seutuhnya.

Dalam pernyataan yang diterima oleh Infopalestina Batalion menegaskan bahwa dengan pertolongan Allah dan taufiq-Nya kepada para mujahidin, Batalion Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam berhasil menyusup pada 19;00 Selasa sore kemarin (13/1) ke bagian belakangan barisan musuh di wilayah Al-Wade timur bukit Al-Kashif. Itu mereka lakukan setelah berhasil memonitor puluhan pasukan Israel yang merangsek ke wilayah tersebut. Beberapa saat kemudian mereka menghancurkan sejumlah kendaraan militer Israel yang mereka susupi.

Dua bom penghancur jenis Shawadl 3 berhasil mereka ledakkan terhadap dua kendaraan pengangkut militer Israel, satu di antaranya dihancurkan seutuhnya. Disamping itu mereka juga berhasil menghancurkan sebuah tank Israel dengan misil RPG anti tank dan mengenainya. Pada saat tank-tank Israel lain berusaha menyelamatkan korban tewas dan luka, mujahidin Al-Qassam menyerang mereka dengan bom Shawadl 3 dan menghancurkanya secara utuh.

Batalion menegaskan bahwa para pejuang mereka berhasil kembali ke pangkalan dengan selamat setelah melakukan operasi jihad yang pelik ini. Sejumlah pasukan Israel tewas dan sejumlah lainnya luka-luka dalam operasi jihad Al-Qassam yang kali memberikan tamparan telak kepada elit militer Israel. Para serdadu Israel juga dikagetkan dengan serangan jihad kali ini yang mereka kira peralatan militer mereka memberikan pengamanan.

Batalion Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam menegaskan pihaknya akan terus melakukan aksi pembelaan terhadap tanah air Palestina di Jalur Gaza dan memberikan pelajaran berharga hingga para penjajah Israel kabur dari Palestina.

Perlawanan Paksa Israel Mundur dari Timur Khan Yunis

KhanYunis : Pasukan militer penjajah Israel, Rabu (14/01) pagi mundur dari daerah al najar di Khuza’ah, sebelah timur Khan Yunis, wilayah selatan Jalur Gaza, setelah melakukan serangan militer yang berlangsung selama beberapa hari dan mengakibatkan 15 Palestina gugur syahid dan puluhan lainnya terluka, serta tercatat kerugian banyak yang dialami pasukan militer Israel.

Para saksi mata mengatakan, pasukan penjajah Zionis Israel mundur dari daerah al Najar ke pangkalannya meninggalkan kehancuran besar-besaran pada rumah-rumah warga infra struktur Palestina. Di daerah ini ditemukan lagi jasad seorang warga Palestina bernama Abu Raida, sehingga jumlah korban gugur mencapai 16 syuhada.

Para saksi mata menambahkan, pasukan penjajah Israel meninggalkan daerah tersebut setelah menghancurkan sebagian rumah warga dan mengakibatkan rusak para pada sebagian rumah lainnya. Pasukan Israel meninggalkan kehancuran besar pada tanah pertanian yang menjadi sandaran hidup warga Palestina di daerah tersebut.

Di daerah ini pasukan Zionis Israel kembali menggunakan bom pospor putih. Puluhan warga mengalami sesak nafas, gangguan syarat dan sakit-sakit pada kulit.

Menurut keterangan warga setempat kepada koresponen Infopalestina, pasukan penjajah Zionis Israel di daerah tersebut mendapatkan gempuran sengit dari para pejuang perlawanan yang gigih mempertahankan daerah tersebut saat pasukan Israel berupaya mendudukinya. Para pejuang melancarkan aksi-aksi berani mati setelah pasukan Israel memasuki pinggiran daerah tersebut.

Brigade al Qassam, sayap militer gerakan Hamas, sebelumnya menegaskan berhasil melancarkan penyergapan terhadap pasukan jalan kaki Israel di sebuah lahan pertanian dan terjadi baku senjata sengit dengan mereka secara langsung hingga. Aksi ini, menurut al Qassam, mengakibatkan sejumlah serdadu Israel luka dan tewas.

Pakar Militer Israel Akui Penghentian Roket Al-Qassam Tidak Realistis


Al-Quds – Infopalestina: Seorang pakar militer Israel mengungkap bahwa target agresi Israel ke Jalur Gaza yakni mengakhiri kemampuan gerakan Hamas dalam menyerang Israel dengan roket sebagai target yang tidak realistis.

Kolonel Shalom Barom yang pernah menjadi ketua dinas strategi di militer Israel menegakan kepada Chanel 7 kemarin Selasa (13/1) bahwa jika tujuan agresi adalah menghentikan serangan roket perlawanan dari arah utara dan menghentikan penyelundupan senjata kepada Hamas maka satu-satunya jalan adalah menjajah Gaza kembali.

Padahal pemerintah Israel tidak ingin menjajah kembali Jalur Gaza. Apalagi sejak hari kedua agresi Israel ke Jalur Gaza tidak menunjukkan kemajuan apapun.

Disamping itu, pemerintah penjajah Israel ingin memperlumpuh kemampuan Hamas dalam melakukan serangan roket. Hal itu dilakukan Israel dalam dua jalur; militer dan politik. Melalui militer dilakukan dengan memberikan agresi militer darat, laut, udara yang mampu melumpuhkan Hamas dalam beberapa hari ke depan. Selain dengan menghancurkan terowongan dan infrastruktur Hamas dan popularitasnya.

Sementara jalur politik, Israel melakukan melalui perundingan dengan Mesir untuk menemukan gencatan senjata. Namun dengan syarat dihentikannya roket, melarang penyelundupan senjata, termasuk roket dari Mesir ke Gaza.

Barom menilai bahwa setelah 18 hari agresi militer, Israel tidak berhasil mewujudkan target yang diinginkan. Karenanya, Israel harus beralih kepada pilihan politik dengan melakukan upaya perundingan menyetujui gencatan senjata yang bisa mewujudkan tujuan Israel tanpa melakukan agresi militer.

Hamas : Keterangan Dewan HAM Internasional Mendorong Zionis Tambah Biadab


Gaza-Infopalestina : Gerakan Perlawanan Hamas menganggap keterangan Dewan HAM internasional tentang kondisi kemanusiaan di Gaza yang menganggap enteng darah rakyat Palestina serta apa yang diperbuatnya merupakan kejahatan besar, tiada bandingnya.

Dalam pernyataan persnya, pemimpin Hamas, Ismael Ridhwan Selasa (13/1) menegaskan, pernyataan Dewan HAM internasional yang menolak uuntuk memberikan kecaman terhadap kejahatan perang yang dilakukan Israel atas rakyat Palestina. Lembaga ini menolak membentuk Komisi Penyelidikan Internasional untuk mengungkap kejahatan Zionis. Ia menganggap cukup dengan lembaga yang sudah ada yang tidak berkutik melawan kekuasaan Israel.

Penolakan ini telah mendorong berlanjutnya kejahatan Israel. Sekaligus memberikan payung atas kejahatan mereka selama ini. Kondisi ini membuktikan bagaimana pengaruhnya Amerika terhadap lembaga ini.

Oleh karena itu, Ridwan menyerukan semua pihak untuk tidak tunduk terhadap hegemoni Amerika. Hendaklah semua memperhatikan prinsif yang dulu pernah dibuat. Semua orang melakukan tanggung jawabnya dalam membongkar kejahatan perang dan pelanggaran HAM berat yang akan menyeret para pemimpin Zionis ke mahkamah internasional di Denhag.

Veteran Militer Aljazair: Perlawanan Palestina Pemenangnya


Aljazair : Seorang veteran Aljazair merasa aneh dengan sikap resmi negara-negara Arab dan menyebut sikap mereka tidak bisa dimengerti.

Kolonel, Bozini Daraji menegaskan kepada harian Al-Syuruq Aljazair menegaskan bahwa tidak harus pemerintah-pemerintah Arab memberikan senjata langsung kepada perlawanan Palestina. Namun cukup membuka perlintasan-perlintasan dan menutup mata sedikit (dari segala perbedaan) untuk memberikan peluang kepada perlawanan agar memperoleh senjata dan bahan-lain yang dibutuhkan.

Ia menegaskan bahwa jika perlawanan Palestina kalah dalam menghadapi agresi Israel kali ini maka yang kalah sebenarnya adalah bangsa Arab dan bukan faksi-faksi perlawanan yang menghadapi langsung peralatan militer Israel di Gaza. Dan Mesir menurutnya adalah penyebab utama kekalahan ini.

Ia menilai bahwa perlawanan Palestina pada situasi sekarang adalah pemenangnya. Ini ungkapan tidak berlebihan. Sebab tidak pernah terjadi perlawanan bisa bertahan dalam jangka waktu sekian lama padahal mereka diblokade, diisolasi, tidak memiliki pintu keluar dan masuk. Ia mengisyaratkan bahwa realitas, pasukan Mesir dalam perang Oktober 1973 dengan Israel bertekuk lutut setelah dikepung Israel. ini berbeda dengan perlawanan Palestina yang tidak pernah menyerang meski di tengah kondisi lapar dan bombardir brutal dari Israel.

Ia menegaskan agresi Israel mengandalkan kekuatan api dan misiu. Namun kekuatan misiu tidak bisa sendirian menciptakan kemenangan. Sementara perlawanan itu adalah energi yang tidak dimiliki oleh Israel. Inilah yang menafsirkan kekalahan Arab dalam perang tahun 1948 dengan Israel dimana konsentrasi Israel adalah menghancurkan psikologi Arab terlebih dulu.

Ia menegaskan perang kota bisa menjadi titik kelemahan dan titik kekuatan pada perlawanan Palestina. Di satu sisi perlawanan akan memberikan kerugian kepada musuh Israel namun menimbulkan kerugian nyawa besar di kalangan sipil Palestina.

Perlawanan Pukul Mundur Pasukan Darat Israel


Gaza: Pasukan perlawanan Palestina yang dipimpin Brigade Izzuddin Al Qassam, sayap militer gerakan Hamas berhasil memukul mundur pasukan militer Israel yang berupaya merangsek memasuki Gaza dari berbagai penjuru.

Sumber di Al-Qassam menyebutkan, 11 kendaraan militer Israel di Tel Islam dan Zaitun berhasil dihancurkan dan dilumpuhkan dalam pertempuran sengit antara pasukan perlawanan dengan pasukan Israel yang berakhir dengan kekalahan di pihak Israel.

Sumber lokal menyebutkan, pasukan Israel berupaya meraih kemenangan setelah pidato PM Palestina Ismail Haniyah yang menegaskan kegagalan Israel, dengan menyerbu kota Gaza dari berbagai penjuru. Israel mengerahkan puluhan tank dan helikopternya secara masif disertai bom phospor menggempur sejumlah tempat di Gaza.

Koresponden infopalestina di Gaza menyebutkan, tank-tank Israel berusaha merangsek ke wilayah Syaikh Ijlin dan Tel Islam, setelah sekian lama terkonsentrasi di Net Sarem, wilayah jajahan Palestina 48. Mereka mulai bergerak menuju Shabra.

Brigade Al-Qassam menghadapi mereka dengan menembakkan roket R.P.G dan roket anti tank serta ranjau-ranjau darat. Serangan yang tak diperkirakan sebelumnya ini mengakibatkan serdadu Israel terpaksa kembali ke pangkalan semula, setelah mereka gagal membumi hangusakan sejumlah permukiman penduduk.

Sementara itu, Komite Perlawanan Rakyat dan Brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam mengumumkan, pihaknya berhasil merontokan sejumlah tank dan kendaraan tempur Israel dengan roket R.P.G mereka.

Beradasarkan berbagai sumber yang ada menyebutkan, pasukan Israel berusaha menutupi kekalahanya dengan menembakan roket-roketnya secara sporadis ke arah warga permukiman hingga menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Operasi ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan militer Israel untuk memasuki Gaza, namun selalu berakhir dengan kegagalan.

Erdogan Kritik Dewan Keamanan PBB dan Serukan Untuk Beri Sangsi Zionis


Ankara-Infopalestina : Perdana Menteri Turki, Recep Tayyib Erdogan kritik keras Dewan Keamanan PBB yang dianggap negative dalam menghadapi pembantaian etnis di Gaza. Ia meminta PBB menghukum Zionis atas tindak kejahatannya tersebut.

Dalam pidatonya di depan peserta aksi dari Partai Keadilan dan Pertumbuhan di Ankara Senin (15/1) Erdogan mengatakan, dunia membiarkan pembantaian yang terjadi di Gaza oleh Israel. Mereka tidak bergerak ataupun bertindak. Seolah mereka menyaksikan film saja.

Dalam pada itu, Erdogan meminta dunia internasional menerapkan sangsinya pada Tel Aviv, karena ia tidak mau memathi resolusi DK PBB. Ia menegaskan, pihaknya akan memberlakukan keputusan DK PBB tersebut, jika PBB tidak mamp menghentikan tindakan biadab Israel tersebut.

Turki Serukan Boikot Produk Amerika, Inggris dan Zionis


Istanbul-Infopalestina : Asosiasi Konsumen Turki menyerukan seluruh rakyat Turki untuk melakukan boikot terhadap seluruh produk Amerika, Inggris dan Zionis, sebagai balasan atas dukungan tanpa batas Washington dan London terhadap kejahatan Israel.

Asosiasi Konsumen Turki dalam ketaranganya mencantumkan sejumlah barang produk Amerika dan Inggris. Ia menyerukan semua anggotanya untuk memboikot produk-produk ini. Mereka dilarang membeli produk tersebut.

Diantara produk yang diserukan untuk diboikot adalah, produksi Coca cola, Pepsi, Omo (produk pembersih pakaian), Starbuck kopi, MacDonald, Aljeda, Marlboro, Dunhill, Lark, Philip Moris, Signal dan lain-lain.

Anggota kelompok ini kemudian melakukan aksi demonstrasi di kotaIstanbul depan kantor konsulat Israel dan mengecam kejahatan mereka di Gaza.

Dalam pada itu, ketua asosiasi Fakhri Denis mengatakan, wajib bagi kita untuk menggunakan semua kekuatan yang ada untuk melakukan boikot terhadap komoditas Amerika, Inggris dan Zionis. Karena tidak mungkin bagi kita membiayai perang kotor dan pembantaian biadab terhadap rakyat Palestina.

Dalam dukunganya terhadap rakyat Gaza, sejumlah organisasi HAM pun melakukan pawai aksi yang terdiri dari iring-iringan mobil yang akan berjalan menuju perbatasan Suriah.

Perlawanan di Tepi Barat Mulai Bergerak, 3 Serdadu Israel Terluka


Ramallah: Pasukan militer Israel, Senin (12/01), tengah malam, mengalami penyergapan dari para pejuang perlawanan Palestina di dekat kotaHebron, wilayah selatan Tepi Barat. Para pejuang menghujani para serdadu Israel dengan tembakan senjata otomatis.

Sumber-sumber medis Israel, Selasa (13/01), mengatakan sedikitnya 3 orang serdadu Israel terluka tembak oleh serangan yang dilancarkan orang-orang Palestina di dekat permukiman Yahudi Keryat Arba’ yang berdiri di atas tanah warga Palestina di kota Hebron, wilayah selatan Tepi Barat.

Menurut media Israel, mobil militer Israel yang sedang membawa 3 serdadu Israel mengalami serangan tembakan beruntun dari sekelompok orang Palestina yang membawa senjata otomatis. Serangan ini mengenai mobil militer secara langsung dan melukai 3 serdadu tersebut yang kemudian dibawa ke rumah sakit. Tidak ada satu pihak pun dari perlawanan Palestina yang menyatakan bertanggung jawab atas aksi yang terjadi pada hari ke-18 aksi pembantaian Zionis Israel di Jalur Gaza ini.

Pasukan militer Israel dari jumlah besar langsung dikerahkan ke daerah terjadinya serangan. Mereka melakukan operasi penyisiran secara meluas untuk mencari para pelaku serangan. Militer Israel juga langsung melakukan kontak dengan dinas keamanan Palestina yang berada di bawah otoritas Presiden Mahmud Abbas untuk memantai hal ini dan mencari para penyerang.

Kolumnis Israel: Militer Israel ke Gaza Gagal, Pasukan Kami Tidak Manusiawi

Gaza – Infopalestina: Sejumlah kolumnis dan elit Israel mengakui agresi militernya ke Jalur Gaza akan menemui kegagalan telak dan tidak akan berhasil mengakhiri pemerintah Hamas di Jalur Gaza.

Mereka menyebut bahwa militer Israel yang masih melakukan kejahatan perang terhadap sipil Palestina di Jalur Gaza sebagai “pasukan tidak manusiawi”. Padahal mereka tidak mampu menghentikan roket perlawanan Palestina yang masih terus membombardir jantung Israel.

Jalur Gaza masih dijajah

Kelumnis Israel Avev Levi menulis artikel di harian Maarev bahwa Jalur Gaza masih akan dijajah Israel dan tidak akan merdeka. Israel tidak akan keluar dari sana. Benar Israel menarik diri ke perbatasan Jalur Gaza namun Israel tidak akan menghentikan penjajahannya, dan akan kami jajah dari luar, tutur Avev. Ia menegaskan bahwa Gaza tidak akan memiliki pelabuhan atau bandara. Israel juga akan menguasai listrik dan ekonomi, air, makanan untuk Gaza.

Tanpa malu

Avev menyatakan soal pembunuhan militer Israel terhadap sipil Palestina bahwa militer Israel sudah mengirim email ke warga Jalur Gaza sebelum dibom dan diserang. Karenanya, kami adalah orang-orang yang bermoral, tutur Avev tanpa rasa malu. Ia menegaskan bahwa semakin luas Israel membakar Gaza, ia tidak menangis pada saat itu.

Militer Israel tidak akan bisa hentikan roket

Sementara itu kolumnis Israel Gade Taub menulis di harian Maarev dengan judul “biarkan Hamas memerintah”. Ia mengaku bahwa tidak mungkin militer Israel bisa menghentikan roket Al-Qassam yang dilepaskan dari Jalur Gaza. Semua sudah jelas bahwa Israel tidak mungkin mengusir setiap warga Jalur Gaza yang melepaskan roket.

Tidak mungkin Mengakhiri Hamas

Sementara Dove Vasgolas, penasehat khusus mantan PM Israel, Ariel Sharon menegaskan bahwa pasukan Israel tidak akan bisa mengakhiri dan menghabisi Hamas di Jalur Gaza. Itu akan sangat sulit diwujudkan, katanya. Di harian Yediot Aharonot dengan judul “jalan keluar tanpa gencatan senjata” ia menulis bahwa tujuan akhir militer Israel di Jalur Gaza adalah menjauhkan Hamas dari pemerintahan, namun itu tidak mungkin diwujudkan dengan sarana militer.

Perang militer gagal

Dove menegaskan pentingnya dihentikan agresi militer Israel ke Jalur Gaza karena akan gagal. Namun ia mengisyaratkan pentingnya memberikan sanksi kepada Jalur Gaza dan Hamas dengan “mengisolasi secara ekonomi” karena itu dianggap jalan satu-satunya yang mendorong Palestina memusuhi Hamas.

Roket Al-Qassam Berkembang, Mampu Jatuhkan Pesawat Israel


Gaza: Meski serangan brutal Israel di darat, laut dan udara ke Jalur Gaza selama 16 hari dengan pengerahan senjata cangkih, bahkan dengan senjata yang dilarang undang-undang internasional, namun Batalion Izzudin Al-Qassam mampu bekerja dengan percaya diri dan baik. Mereka mampu memberikan kejutan-kejutan dalam perlawanan sehingga Israel gagal mewujudkan targetnya.

Disamping itu roket perlawanan Hamas mampu menjatuhkan pesawat Israel dan sejumlah operasi perlawanan yang sangat jituh menyasar nyawa serdadu Israel.

Kekuatan roket

Di level kekuatan roket Al-Qassam, ada sejumlah perkembangan yang dicapai;

- Kemampuan menyerang berkesinambungan dengan roket Al-Qassam dan Grade ke jantung Israel dengan jumlah intens. Serangan itu dilakukan di tengah serangan Israel darat, udara dan laut. Dari awal Israel ingin menghentikan serangan ini tapi tidak berhasil dalam agresi militernya di Jalur Gaza.

- Jika media Israel edisi (11/1) bahwa jumlah roket Palestina yang dilepaskan dari Jalur Gaza ke Israel berjumlah 683 maka, Al-Qassam masih memiliki jumlah lebih besar dari itu.

- Jarak jangkau roket yang bisa menembus kota Ovkem dan setelahnya, Asdod dan setelah ke arah utara yang melindungi pelabuhan Israel di wilayah Palestina jajahan Israel tahun 1948.

- Ketepatan roket perlawanan yang bisa menembus pangkalan militer strategi Israel pertama kalinya yakni pangkalan Makhayem. Pangkalan militer udara Israel sejauh 50 km dari Jalur Gaza.

Roket darat dan Jatuhkan pesawat Israel

Menurut pakar militer Thalat Muslim menegaskan bahwa kesinambungan perlawanan dalam melepaskan roket ke Israel hingga menembus pangkalan udara Israel memberikan isyarat bahwa mereka berhasil melakukan perlawanan.

Roket perlawanan milik Al-Qassam juga mampu menyerang pesawat helitempur Israel dan memaksanya mendarat. Bahkan mampu menjatuhkan sebuah pesawat pengintai Israel.

Batalion Al-Qassam Sabtu lalu (11/1) menyatakan mampu menyerang pesawat helitempur Israel ketika berada di udara Jalur Gaza dan memaksanya mendarat. Sumber Israel menyebutkan bahwa Al-Qassam pertama kali menggunakan jenis roket anti pesawat sehingga menyulitkan operasi serangan udara Israel.

Peningkatan operasi di darat

Di lapangan, Batalion Al-Qassam membuktikan bahwa selama 10 hari dalam operasi darat Israel mereka mampu menghadapi serangan Israel dengan menimbulkan jumlah korban di kalangan pasukan Israel.

Pihak Al-Qassam sudah bisa membaca rencana serangan darat Israel dan menghadapinya dengan baik. Mereka memasang sejumlah bom ranjau sehingga menyebabkan pasukan Israel yang tewas cukup banyak. Bom-bom yang dipasang perlawanan itu sangat banyak dan akan menjebak pasukan Israel yang merangsek ke Jalur Gaza.

Abu Muadz seorang jubir Al-Qassam menegaskan bahwa pejuang mereka akan mampu bertahan di lapangan dalam beberapa pekan ke depan. Padahal pasukan cadangan milik Al-Qassam belum dietrjunkan. Dan mereka memiliki kesiapan yang sama dengan pasukan inti. Ia menambahkan bahwa bukan rahasia kami memiliki satu-satuan pasukan. Adalah satuan Murabitun (penjaga), qannasha (penembak jitu), midfaiyah (pelontar roket), isytisyhadiyyin (pelaku bom syahid), regu pelontar roket darat dan lain-lain yang akan mengejutkan Israel.

Gaya TV Al-Arabiyah Memusuhi Perlawanan Palestina


Ramallah – Infopalestina: Awalnya berupa berita cepat saji, kemudian gambar, kemudian dilanjutkan dengan analisi, prediksi, mengkontradiksikan kemudian memutar realitas yang ada.

Itulah yang dilakukan TV Al-Arabiyah ketika masuk dalam perangnya melawan Gaza, dengan caranya sendiri. Sebagian pegawai di sana hingga merasa tercekik. Garis redaksi dikuasai oleh orang-orang yang memusuhi perlawanan dan simpati kepada kelompok pragmatis baru yang membela Amerika Serikat.

“Bayangkan mereka korban tewas, semuanya tewas, tidak boleh kita bicara tentang syuhada, kita bicara masalah korban tewas meski mereka anak-anak. Kita dilarang memberikan sifat kepada korban di Jalur Gaza sebagai syuhada. Ini lampu merah. Bahkan istilah korban pun dijauhkan dari kamus kami”, tutur seorang pegawai di TV Al-Arabiyah yang menolak disebutkan namanya. Lampu merah yang dimaksud adalah intruksi dari atas. Tentu sebagian pegawai dan wartawan di lapangan merasa keberatan dengan intruksi ini.

“bayangkan seorang reporter hidup di bawah gempuran bom, melihat langsung darah dan potongan tubuh, kemudia ia dilarang menyebutnya sebagai tindakan permusuhan dan permbantaian.” Imbuhnya.

Al-Arabiyah lebih suka analisi dan komentara yang memperburuk citra perlawanan. Bahkan di awal agresi Israel di Jalur Gaza, Al-Arabiyah hanya menggambarkan sedikit berita menggambarkan sebuah penjara yang dibom Israel saja. Pernah suatu ketika Al-Arabiyah memberitakan kebohongnan jatuhnya puluhan korban di penjara-penjara di Gaza yang diputarbalikan oleh media Ramallah.

Tayangan diputarbalikkan

Pegawai di atas menambahkan bahwa dirinya tertekan secara kejiwaan bekerja di Al-Arabiyah. Dalam kasus agresi Israel ke Jalur Gaza, TV ini hanya menayangkan cuplikan-cuplikan serangan Israel ke Jalur Gaza. Seakan hanya permainan. Bahkan di dalam tayangan operasi darat Israel ke Jalur Gaza, Al-Arabiyah justru menayangkan capai-capaian Israel di lapangan yang begitu mudah dicapai.

Salah satu tayangan di sana adalah “Serdadu Israel dengan senjatanya masuk tanpa takut ke jantung Gaza, kendaraan militer Israel masuk dengan mudah tanpa perlawanan.” Apa yang Anda bayangkan dalam tayangan ini. “rekreasi militer”. Mana perlawanan? Namun pada kenyatan di lapangan tidak seperti yang ditayangkan oleh Al-Arabiyah.

Reporter keluar dari sikap diam mereka

Akhirnya reporter Al-Arabiyah yang di Jalur Gaza merasa perlu segera bertindak dari keterjajahan ini. Misalnya, reporter Hanan Misri mengatakan bahwa pihak di redaksi yang duduk di TV Al-Arabiyah yang mengolah berita dengan ungkapan menyesatkan.

Al-Qossam Tembak Helicopter Israel


Gaza: Brigade Izzuddin Al-Qossam, sayap militer gerakan perlawanan Hamas mempublikasikan, pihaknya menembak helicopter tempur Israel, ketika berpatroli di atas langit Gaza Ahad sore (11/1) hingga memaksanya mendarat darurat.

Dalam keterangannya yang dilansir infopalestina.com menyebutkan, roket anti pesawat milik al-Qossam berhasil merontokan pesawat tempur Israel dan memaksanya mendarat darurat.

Sementara itu, sumber militer Israel menyebutkan pada media Zionis bahwa brigade Al-Qossam untuk pertama kalinya menggunakan senjata anti pesawat. Hal ini tentu berpengaruh terhadap serangan pesawat tempur Israel ke Gaza.

Sumber keamanan Zionis menyebutkan, para prajurit Palestina telah menggunakan senjata anti pesawat canggih untuk menghadang pasawat tempur Israel pada akhir pekan ini. Serangan ini merupakan pertama kalinya dilakukan perlawanan dalam pertempuranya melawan pasukan Israel, melalui darat, laut dan udara.

Pihak perlawanan menyatakan, pihaknya bersama seluruh sayap tempur Palestina menyatakan masih tetap tangguh melawan Zionis, walau sudah berlangsung 16 hari serangan brutal Israel ke wilayah Gaza. Ia mengatakan, pihaknya masih mampu memberikan kejutan-kejutan lain bagi Israel, jika mereka tetap melanjutkan seranganya ke berbagai wilayah permukiman.

Sabtu, 10 Januari 2009

Hari Jum’at, Perlawanan Tewaskan 12 Serdadu Israel Tewas


Gaza/Damaskus – Infopalestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan sayap militernya berhasil membunuh 12 serdadu pasukan khusus Israel, Jum’at (9/01). 8 korban tewas dalam aksi yang dilakukan satuan khusus Brigade al Qassam.

Anggota Biro Politik Hamas, Muhammad Nazal mengatakan, “Kami sampaikan kabar gembira kepada rakyat Palestina, Arab dan dunia Islam atas tewasnya 12 serdadu Israel pada hari Jum’at ini.”

Nazal mengatakan, “Televisi vokus pada tewasnya 8 serdadu Israel di Beit Lahiya. Namun di sana ada 4 serdadu lainnya yang tewas dalam aksi sniper perlawanan di berbagai daerah di Jalur Gaza. Untuk itu jumlah korban tewas di pihak Israel adalah 12 serdadu dan sejumlah lainnya terluka dalam berbagai aksi yang dilakukan perlawanan Palestina di sejumlah wilayah Jalur Gaza.

Angka ini menambah jumlah korban di pihak Israel, sesuai dengan data yang dihimpun gerakan Hamas, mencapai 45 serdadu Israel tewas dan lebih dari 120 lainya terluka.

Dalam pada itu, Israel memperketar liputan media atas apa yang menimpa para serdadunya dalam pertempuran yang berlangsung di Jalur Gaza dengan pejuang perlawanan Palestina. Israel khawatir hal itu berdampak sangat buruk pada mentalitas “front internal” Israel.

Namun demikian, sampai saat ini Israel mengakui 15 serdaduya tewas dan sekitar 150 lainnya terluka. Di antara korban ada komandan senior pasukan elit. Pada saat yang sama perlawanan Palestina menegaskan bahwa jumlah korban tewas di pihak Israel sebanyak 45 serdadu.

Bom Phosphor Putih, dari Falujah ke Gaza


Kairo – Infopalestina: Para dokter Palestina dan Norwegia mengungkapkan Israel menggunakan senjata yang dilarang internasional dalam agresinya ke Jalur Gaza. Yang paling mencolok adalah penggunaan “Bom Panas Pembakar” dan bom “Phosphor Putih” yang pernah digunakan Israel dalam perang Libanon terakhir di musim panas tahun 2006 lalu, juga pernah digunakan penjajah Amerika secara meluas saat membombardir kota Falujah, Irak. Demikian menurut koran Inggris “Times” edisi Senin (05/01).

Times mengutip utusan dokter Norwegia di Gaza yang mengatakan, “Sejumlah korban meninggal dan terluka selama serangan Israel ke Gaza sejak 27 Desember bulan lalu, jasad dan tubuh mereka menunjukan tanda-tanda yang aneh. Sebagian jasad dan tubuh mereka terbakar akibat phosphor putih dan sebagian terkoyak bagian-bagian dalamnya akibat penggunaan bom panas yang membakar.”

Utusan medis Norwegia ini menyatakan bahwa sebagian korban ada bekas uranium yang sudah mengalami pengayaan dan yang belum mengalami pengayaan. Uranium adalah bahan utama yang digunakan untuk menghasilkan senjata nuklir.

Sejak dimulainya genosida di Gaza, yang hingga Selasa (06/01) malam telah mengkibatkan sekitar 700 orang gugur dan lebih 3000 lainnya terluka, pasukan militer Israel menggunakan bom yang menimbulkan asap putih tebal di atas daerah yang menjadi target serangan. Belakangan, ungkap Times, diketahui bahwa itu adalah “bom phosphor putih”, yang mengakibatkan kerusakan sangat parah pada tubuh korban

Israel Mundur Dari Qororoh

Gaza-Infopalestina : Sumber local melaporkan yang dilansir infopalestina.com. bahwa serdadu Israel telah menarik pasukanya dari timur Qororoh, paska gempuran pasukan perlawanan yang dipimpin brigade Al-Qossam, sayap militer gerakan Hamas yang berhasil memberikan perlawanan sengit hingga terbunuhnya salah seorang komandan Zionis dan melukainya yang lainya.

Situasi ini memudahkan para petugas kesehatan untuk melaksanakan kembali tugasnya, mengevakuasi puluhan jenazah, diantaranya tiga manula yang meninggal akibat gempuran rudal Zionis.

Sementara itu, menurut sumber medis pihaknya berhasil mengangkat tiga jenazah warga Hamid Samiri (60 tahun) dan Ahmad Syuraihi (65 tahun) dan Juhad Abu Mudhaif (60 tahun) sadara kandungnya Abu Audah dari kemarin.

Serdadu Israel telah menghancurkan rumah, sekolah, masjid ataupun lading-ladang kaum muslimin dengan roket mariam mereka. Tak kurang dari 30 rumah dan beberapa hektar perkebunan Palestina

Israel Cemas Hamas Memiliki Roket Fajr yang Menjangkau 75 Km


erusalem – Infopalestina: Dinas intelijen Israel menegaskan alat-alat perang Israel gagal menghadapi semangat juang Gerakan Perlawanan Islam Hamas meski agresi ke Jalur Gaza sudah berjalan dua pecan.

Sebuah situs yang dekat dengan dinas intelijen Israel mengungkapkan kecemasan pihak Israel sekiranya perlawanan Palestina memiliki jenis roket lain. Sehingga mereka bisa menembakkan roket tersebut dan menjangkau lebih jauh dari permukiman-permukiman Yahudi sekitar Jalur Gaza. Meskipun pihak Israel sudah menghancurkan sejumlah terowongan sekitar koridor Shalahuddin. Dengan ditutupnya terowongan secara total, masih memungkinkan gerakan Hamas kembali menyelundupkan senjata dalam 3 pekan lagi.

Menurut situs Israel ini, meski sebagian besar roket al Qassam Palestina sudah dihancurkan, namun gerakan Hamas masih memiliki sejumlah besar roket Fajr yang memiliki daya jangkau hingga 70-75 kilometer. Pihak intelijen Israel tidak memiliki informasi yang pasti mengenai kepemilikan Hamas atas roket Fajr 3 atau jenis lain yang lebih canggih seperti Fajr 5.

Masih menurut situs dekat intelijen Israel ini, bukti bahwa Hamas memiliki senjara lebih canggih tersebut adalah penegasan salah seorang petinggi gerakan bahwa kemampuan Hamas mungkin bisa memperpanjang jangkauan roket-roketnya hingga mencapai jantung Tel Aviv, permukiman Yahudi Rahubot dan Rishon Atzion.

Jumat, 09 Januari 2009

Daftar Produk AS yang Diboikot Oleh Para Ulama

Restoran:


KFC
Arbys
McDonalds
McBurger
Pizza Hut
Chilies
Hardees
Paridies
Pizza Little Sitzer
Jack in the Box
A&W
Kantez
Baskin Robbins
Wimpy
Dominos Pizza
Texas
Slizer


Produsen Makanan & Minuman AS:

Minuman:

- Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up
- Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Cola-cola dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca): Sprite dan Fanta


Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap
California Garden and Warner & Lambert
T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis kata "Allah" dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein

Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral, Harmony, Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.

Baterei: Everydy, Energizer dan Doorsill

Mobil: Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck

Dan Semua produk General Electric

Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:


A & M FOODS
A & W BRANDS
A. CAMACHO, INC .
A. ZEREGA'S SONS
A. PANZA & SONS
A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY
A.J. ALTMAN
A.L. BAZZINI CO
A ARHUS, INC
ABBA AB BEIJER COMPANY
ABCO LABORATORIES
ABEL & SCHAFER
ABELES & HEYMANN
ABRAHAM'S NATURAL FOOD
ACCRU PAC GROUP
ACE BAKING CO .
ACIME SMOKED FISH CORP
ADAMS VEG. OILS
ADAM MILLING
ADRIENNE'S GOURMET FOODS
ADVANCED SPICE & TRADING
AG PROCESSING
AGRO FOODS
AIR PRODUCTS & CHEMICALS,INC
AJINOMOTO, U.S.A
AK PHARMA, INC
AKZO & PACIFIC OLEOCHEMICALS
ALBERTO-CULVER COMPANY
ALBRIGHT & WILSON CO .
ALCAN FOIL PRODUCTS
ALEX FRIES & BROS .
ALGOOD FOOD COMPANY
ALL STAR FOODS
ALLE PROCESSING
LLEN FOOD PRODUCTS
ALLFRESH FOOD PRODUCTS
ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY
ALLIED FOOD DISTRIBUTORS
ALLTECH
ALEO FARMS
ALTA DENA
� ALUMAX FOILS

Bahan-bahan Kimia dan pembersih:

1. PT. Procter and Gamble (memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry, Downy, Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack Factor, Carmen)

2. PT. Johnson & Johnson (memproduksi: Shower to Shower, Cream Johnson�)

3. Nectar

4. Avon

5. Revlon

6. Gardena

7. Pasta gigi Corset

Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear

Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of America, Bank of New York
Lain-lain: Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit, Gold Cost, Carlton, LM, More.

Para ulama' tersebut adalah:

1. Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Ulama dan Cendekiawan Muslim kondang di seluruh dunia. Kini tinggal di Doha, Qatar.

2. Syeikh Salman bin Fahd Al Audah, ulama' kharismatik dari Arab Saudi

3. Syeikh Muhammad Saed Ramadhan al Buthi, ulama' kharismatik tinggal di Suriah

4. Syeikh Abdullah al Jibrin, ulama' Arab Saudi dan anggota Persatuan Ulama Besar Arab Saudi

5. DR. Hammam Saed dan DR. Muhammad Abu Faris, Intelektual Muslim tinggal Amman, Yordania.

6. DR. Naser Farid Wasil, Mufti Mesir

7. Fatwa Majelis Ulama Sudan

8. Fatwa Majelis Ulama Palestina

Sumber: al Markaz al Filistini lil I'lam (PIC)

Al Qassam Berhasil Hancurkan Tank “Merkava 4” Israel


Gaza : Sayap militer gerakan Hamas, Brigade al Qassam menyatakan Rabu (07/01) pagi tadi berhasil menggempur pasukan Israel di bekalang pasar mobil di kampong Zaitun dan meledakan bom pada tank “Merkava 4” milik Israel dan sekelompok pasukan Israel. Al Qassam menegaskan terjadi korban tewas dan terluka di barisan pasukan Israel.

Sumber di al Qassam mengatakan, sekelompok pejuang al Qassam berhasil membidik pasukan khusus Israel yang sedang berjalan di sekitar pasar mobil. Para pejuang al Qassam berhasil menyusup dan sampai ke pasukan tersebut.

Dalam pernyataan militernya, sumber al Qassam ini menambahkan, para pejuang al Qassam berhasil meledakan bom jenis “Shawaz 4” pada tank Israel jenis “Merkava 4”. Tank jenis ini merupakan kebanggaan bagi militer Israel dan memiliki perlindungan paling canggih di dunia. Tank ini berhasil dihancurkan total dalam serangan ini. Para pejuang al Qassam juga meledakan bom lain pada patroli militer di daerah yang sama. Sementara bom yang ketika pada pasukan jalan kaki.

Sumber ini melanjutkan bahwa setelah peledakan bom-bom tersebut para pejuang perlawanan melepaskan berondongan tembakan senjara otomatis dan roket R.P.G ke arah pasukan Israel sebelum mundur dari lokasi dan kembali ke pangkalan dengan selamat. Para pejuang mamastikan terjadi korban tewas dan luka di pihak militer Israel.

Para saksi mata mengatakan mereka mendengar suara ledakan yang ditimbulkan oleh bom-bom tersebut dan menyaksikan asap putih mengepul dari tank Israel yang disusul dengan kepulan asap hitam. Mereka mengatakan itu membuktikan bahwa kebakaran telah melahap tank tersebut. Setelah itu disusul serangan tembakan secara massif. Pesawat tempur Israel segera masuk ke kawasan dan melepaskan tembakan penyisiran.

Sejak kemarin malam hingga Rabu pagi tadi terus berlangsung kontak senjata antara pejuang perlawanan Palestina dengan pasukan penjajah Israel yang berkonsentrasi di sejumlah sudut Jalur Gaza.

Perlawanan Palestina juga terus melancarkan tembakan roket kea rah kota-kota dan perlawanan Israel. Sejumlah sumber Israel mengakui sejumlah roket jatuh di wilayahnya.

Rudal Katiyusha dari Libanon Hantam Utara Israel

Al-Quds: Sumber-sumber militer Israel menyebutkan, sejumlah rudal jenis Katiyusha jatuh pagi ini Kamis (8/1) di utara wilayah Palestina jajahan Israel tahun 1948. Tepatnya di dua wilayah Naharia dan Shalomi, dua desa di perbatasan dengan Libanon. Serangan ini bersamaan dengan perang yang sedang mengalami eskalasi di Jalur Gaza.

Sumber-sumber Israel menyebutkan bahwa kemungkinan besar bukan berasal dari Hizbullah. Roket itu menimbulkan sejumlah ledakan besar yang menyebabkan lima orang Israel luka-luka dan jumlah roket sebanyak lima dan menyerang ke sebuah desa di selatan Libanon.

Dalam perkembangan selanjutnya, sumber-sumber keamanan Libanon menyebutkan bahwa militer Israel membalas serangan ini dengan serangan empat rudal ke titik yang menjadi luncuran rudal dari Libanon selatan tersebut.

Sesaat setelah serangan roket ke Israel ini, Front Internal di militer Israel memutuskan untuk menutup sementara sekolah-sekolah yang terletak di wilayah Palestina jajahan Israel di wilayah utara. Mereka juga meminta kepada warga Israel yang tinggal dekat dengan perbatasan Libanon mencari tempat aman dikhawatirkan akan ada serangan lagi.

Sebelumnya, menhan Israel, Ehud Barack mengingatkan kemarin Sabtu akan adanya kemungkinan Israel siap menghadapi serangan dari selatan Libanon.

Pihak keamanan pemerintah Libanon menegaskan bahwa mereka menemukan tujuh rudal di salah satu desa di selatan Libanon dekat dengan posisi peluncuran rudal pagi ini. Rudal itu disebut siap luncur namun mereka tidak mengetahui siapa yang menyiapkannya.

Perlawanan Bunuh 30 Serdadu Israel dan Lukai 100 Lainnya


Damaskus: Anggota Biro Politik Gerakan Hamas, Muhammad Nazal menegaskan pejuang perlawanan Palestina di Jalur Gaza berhasil membunuh dan melukai lebih 130 serdadu Israel dalam 5 hari terakhir.

Dalam pernyataan kepada televisi Palestina “al Aqsha”, Rabu (07/01), Nazal mengatakan, “Sejak dimulai agresi darat Israel ke Jalur Gaza lebih dari 30 serdadu dan komandan pasukan khusus Israel tewas dan lebih dari seratus lainnya terluka termasuk komandan pasukan khusus “Golani”.”

Nazal mengisyaratkan angka besar jumlah korban tewas dan terluka di pihak militer Israel yang mencapai lebih 130 antara tewas dan terluka, merupakan angka tertinggi. Baik dari sisi waktu mapun kemampuan perlawanan dibandingkan dengan kemampuan musuh.

Petinggi Hamas ini mengingatkan, “Setelah lewat beberapa hari agresi Israel ke Jalur Gaza, bisa saya katakana bahwa perlawanan merealisasikan capaian lapangan yang besar. Perlawanan telah menggagalkan semua target yang diumumkan musuh.”

Dalam pada itu, militer Israel secara resmi hanya mengakui 9 serdadunya tewas dan lebih 120 lainnya luka-luka. Meski demikian militer Israel memperketat liputan media atas penyebutan korban tewas dan terluka yang sebenarnya di pihak militer Israel.

Rabu, 07 Januari 2009

11 hari serangan Israel


Al-Quds : Faksi perlawanan yang dipimpin Brigade Izuddin Al-Qossam, sayap militer gerakan Hamas telah menumbangkan setrategi Zionis menyusul sejumlah operasi yang justru berbalik dari yang diperkirakan.

Pada hari ke sebelas serangan darat dan udara yang dilancarkan militer Zionis secara massif yang katanya hanya untuk menghentikan tembakan roket perlawanan, ternyata faksi-faksi perlawanan masih mampu melessakan senjatanya secara massif ke wilayah Israel. Bahkan intensitasnya semakin gencar dan jauh dari sebelumnya. Sejumlah wilayah Israel menjadi target serangan hingga Tel Aviv dapat dijangkau roket perlawanan. Hal mana tidak pernah diperkirakan dinas intelijen Israel sebelumnya.

Di pihak lain, Zionis Israel mengakui hal ini. Mereka menyatakan tiga roket perlawanan menghantam distrik Gadira dan wilayah utara Keryat Malahi. Peristiwa ini merupakan pertama kali dalam sejarah perlawanan Palestina. Sesuai dengan janji Brigade Izzuddin Al-Qossam kemarin.

Terkait hal ini, seorang penulis Israel, Ron Ben Yasha di situs internet Yedeot Aharonot mengatakan, setelah tembakan yang memakan korban (sipil) kemarin, menjadi bukti ada peningkatan siginipikan dalam kesiapan tempur perlawanan Palestina. peningkatan ini berlipat-lipat ketika menggempur pasukan Israel yang masuk Jalur Gaza. Baik melalui tembakan roket, sniper ataupun yang lainya.

Harian ini mengisyaratkan, pertempuran yang merugikan di sejumlah wilayah di bagian utara Gaza. Perlawanan bahkan semakin sengit pada sore hari. Saling serang dan tembakan semakin gencar. Pasukan Zionis bahkan menggunakan mariam dan senjata berat untuk melumpuhkan perlawanan.

Penulis ini menyebutkan, pasukan Zionsi bergerak sangat lambat, karena banyaknya ranjau yang dipasang perlawanan, selain sejumlah terowongan dan lubang perlawanan. Menurutnya ada factor lain yang membuat pasukan Ziosni sangat lambat, yaitu kebutuhan pasukan untuk menghilangkan ranjau-ranjau dan menghancurkan terowongan tempat pertempuran tersebut.

Ia menambahkan, walau gempuran Israel semakin gencar namun para mujahid Hamas dan faksi perlawanan masih menampakan kesigapanya dalam pertempuran. Disebutkan, sejumlah pemimpin militer dan komandan lapangan sangat siap bertempur. Hal ini tidak bisa dikesampingkan. Mereka menggunakan terowongan-terowongan untuk menghindari dari pasukan Zionis kemudian datang lagi untuk menggempur kembali pasukan tersebut. (asy)

pemutusan hubungan diplomatik dengan israel

Krisis kemanusiaan yang berlangsung di Jalur Gaza, Palestina, mengundang keprihatinan dunia. Presiden Venezuela Hugo Chavez memutuskan hubungan diplomatik dan mengusir Duta Besar Israel dari Caracas. Putusan ini merupakan sikap Venezuela memprotes serangan Israel ke Jalur Gaza. Ini merupakan pertama kali Venezuela melakukan pemutusan hubungan diplomatik dengan Israel.

Di lokasi berbebda, Presiden Mesir Hosni Mubarak memanggil pihak Israel dan Palestina. Mubarak menyerukan kedua pihak segera melakukan gencatan senjata. Seruan ini dilakukan agar pihak Israel mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza untuk menolong warga sipil.

Sikap berbeda ditunjukkan presiden terpilih Amerika Serikat Barack Obama. Obama menahan diri untuk tidak berkomentar mengenai krisis kemanusiaan di Timur Tengah. Obama mengaku pihaknya hanya mengungkapkan mendapat informasi setiap hari mengenai situasi di Timur Tengah.

Obama berjanji akan memfokuskan penyelesaian krisis Timur Tengah setelah ia resmi dilantik sebagai presiden 20 Januari 2009. Obama yang akan menggantikan Presiden George Walker Bush mengaku sangat peduli dengan keadaan di Gaza dan Israel. Obama berjanji akan bertindak secara efektif dan konsisten mencari upaya penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Presiden Bush lewat Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleeza Rice menjamin pihak Isreal akan membuka koridor kemanusiaan. Dalam waktu dekat, Rice menambahkan, Israel segera mengizinkan bantuan dunia masuk ke Jalur Gaza. tm.pemutusan hubungan diplomatik

Aceh Bebas Resiko Bencana

Bencana alam datang silih berganti,
Banjir dan tanah longsor menjadi teman keseharian,
Gempa dan tsunami menjadi bayangan,
Kenyamanan dan ketenangan menjadi harapan.

Itulah kondisi Aceh sekarang yang tidak lepas dari berbagai ancaman bencana, baik bencana ekologis maupun bencana sosial. Secara geografis, geologis, klimatologis dan demografis. Propinsi Aceh merupakan daerah yang sangat rawan dari ancaman bencana. Banjir dan longsor yang tiba setiap akhir tahun telah menelan korban jiwa dan harta benda yang tak ternilai jumlahnya. Sebut saja banjir awal tahun 2005 yang beriringan datang paska gempa dan tsunami, telah merusak lahan produktif milik masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang serta menghambat laju bantuan kemanusian untuk Aceh.

Terkait dengan hal tersebut diatas, hingga saat ini kelemahan penanganan bencana di P0emerintah Aceh membuat munculnya bencana baru pasca penanganan bencana dalam satu wilayah bencana. Hal ini juga diperburuk lagi oleh belum adanya kesadaran masyarakat Aceh dalam memahami bencana. Padahal, pada sisi lain, Propinsi Aceh telah mendapat kewenangan yang sangat besar dari Pemerintah dengan lahirnya Undang-Undang No.11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Namun dalam implementasinya, pemerintah daerah masih terkesan menjalankan amanat yang berdampak pada peningkatan pendapat asli daerah. Hal ini dibuktikan dengan setup pemerintahan daerah yang dilahirkan dalam Qanun-qanun turunan UU-PA sebagaimana tercantum dalam Program Legislasi Aceh (Prolega) tahun 2007 - 2012.

Sebagai bentuk kepedulian, kami dari Aceh Disaster Working Group mendesak pemerintah Aceh untuk:

1. Melahirkan kebijakan tentang pengurangan resiko dan penganggulangan bencana dalam bentuk Qanun Propinsi, Rancana Aksi Daerah.
2. Memperhatikan & memperhitungkan potensi resiko bencana dalam setiap sektor pembangunan serta mencari alternatif penyelesaian
3. Menegakkan prinsip minimal potensi risiko bencana dalam semua kebijakan pembangunan
4. Melakukan evaluasi terhadap program-program pembangunan yang mempunyai resiko bencana.
5. Menutup ruang ekploitasi sumber daya alam pada wilayah kritis diatas daya dukung lingkungan
6. Membentuk kelembagaan permanen dalam pengelolaan bencana
7. Meningkatkan kapasitas masyarakat daerah rawan bencana

kematian Tentara Israel di Ghaza


Sepuluh serdadu Israel dan lebih dari 30 lainya luka-luka dalam perang melawan al-Qossam, sayap militer gerakan perlawanan Hamas tadi malam (5/1) di Gaza utara.

Sumber al-Qossam yang dilansir infopalestina.com mengatakan, para mujahidnya berhasil menarik pasukan khusus infantry Israel ke satu rumah yang sudah dipasangi ranjau darat. Akibatnya sepuluh serdadu tewas seketika dan puluhan lainya luka-luka.

Al-Qossam menyebutkan, setelah mereka mengepung pasukan tersebut, lalu meledakan rumah itu. Semantara pasukan khusus Zionis yang dilengkapi dengan roket dan senjata berat terperangkap di dalamnya. Mereka terbunuh sebelum pesawat helicopter menyelamatkan mereka. Akhirnya mereka dapat dievakuasi, setelah helicopter menghancurkan blockade militer ditengah asap tebal mesiu.

Dengan keberhasilan ini, Al-Qossam mengumumkan, pihaknya telah membunuh 10 serdadu Zionis dan melukai 30 lainya. Ia berjanji akan mengumumkan keberhasilan operasi ini secara rinci.

Gubernur Cemaskan APBA 09

Gubernur cemaskan APBA pada tahun 2009 ini, hal ini disebabkan karena pengesahannya ditakutkan akan molor lagi seperti pada tahun 2008 yang lalu. Keterlambatan pengesahan RAPBA menjadi APBA pada tahun lalu menyebabkan tidak habisnya anggaran yang bisa dipergunakan oleh pemerintah seperti yang direncanakan oleh DPRA. sehingga hanya manpu menghabiskan setengah dari total anggaran yang dianggarkan pada tahun 2008 yang lalu.

Pada tahun ini pemerintah aceh memiliki jumlah anggaran yang sedikit bertambah dari sebelumnya, sehingga menambah kecemasan pemerintah untuk mengalokasikannya sehingga diharapkan mampu untuk menghabiskan anggaran tersebut seprti yang telah direncanakan oleh DPRA.

Hal ini memunculkan pandangan masayarakat bahwa pemerintah Aceh saat ini tidak mampu menghabiskan dana yang ada, padahal sebelumnya rakyat Aceh meinta kepada pusat (Jakarta0 untuk memberikan otonomi khusus atau seluas-luasnya. Tujuan dari otonomi tersebut tak lain adalah un tuk menambah dana/anggaran yang didapat oleh pemerintah Aceh tetapi setelah pemerintah aceh mendapat dana yang besar, mereka tidak mampu untuk menghabiskan.

menjadi 1 pertanyaan bagi kita, Apakah sudah tidak ada lagi yang perlu diperbaharui di aceh ini sehingga tiap tahunnya selalu meninggalkan SILPA yang besar jumlahnya diakhir tahun?

Senin, 12 Mei 2008

Kawal Sidang RUU DPR-Ri

Kamaren (Red.Minggu, 11-5-08), beberapa utusan dari Kabupaten Aceh Barat Daya yang menuntut pembentukan ALA dan ABAS bertolak Menuju Jakarta guna mengawal proses pembahasan RUU tentang pembentukan Provinsi baru Aceh Leuser Antara dan Aceh Barat Selatan. Utusan yang berangkat tersebut juga terdapat dari anggota DPRK setempat, namun dari Bupati setempat tidak memberikan dukungan terhadap rencana mengawal dan membantuk Provinsi ABAS.
Para wakil tersebut berangkat dengan dana sendiri dan donatur yang ada diluar aceh yang menghendaki jabatan ketika provinsi ABAS ini terwujud. Para wakil tersebut berjumlah sekitar 5o-an (limapuluhan) dan mereka berencana untuk bergabung bersama kabupatan yang berasal dari ALA yang juga menuntut hal yang sama.
Setelah melihat pengalaman yang baru-baru ini, akankah mereka akan merasakan kelaparan lagi selama berada di Jakarta? atau mereka akan kembai meminta bantuan dari kantor penghubung Aceh di jakarta untuk membantu akomodasi dan konsumsi mereka? atau malah yang lebih parah lagi, mereka mengambil dana daerah yang seharusnya dialokasikan untuk rakyat?

Red Cross and Red Crescent Day

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Mei diperingati di Banda Aceh-Nanggroe Aceh Darussalam. Beberapa kegiatan yang dilakukan untuk memperingati hari tersebut berpusat di Sultan Sellim 2 Aceh Community Center. Kegiatan yang dilakukan tersebut adalah sepeda santai, longmarch, perlombaan simulasi pertolongan pertama, lomba tarik suara dan pertandingan ular tangga bencana.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari PMI Nanggroe Aceh Darussalam, Relawan dari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah luar negeri dan beberapa organisasi masayarakat serta masyarakat sendiri.
Acara ini juga menyediakan doorprize bagi perserta yang telah ikut dalam beberapa kegiatan yang dilaksankan, hadiah tersebut diberikan pada saat seluruh aneka kegiatan selesai diselenggarakan.

Senin, 05 Mei 2008

ALA dan ABAS muncul lagi

Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (ABAS) dinilai telah layak untuk dimekarkan kerana seluruh persyaratan pembentukan kedua provinsi baru tersebut sudah dipenuhi, seperti jumlah penduduk, cakupan wilayah, potensi ekonomi dan kajian akademis. sedangkan yang tidak tersedia adalah surat dukungan dari Gubernur Aceh dan DPRA.
Setelah dikaji dan ditimbang-timbang, tak ada keuntungan yang didapat oleh masyarakat dikalangan bawah yang selama ini dijadikan tameng oleh orang yang rakus akan kekuasaan. Yang nantinya terjadi adalah selama 15 tahun paling singkat, provinsi ini sibuk denganpembangunan perkantoran pejabat yang nantinya akan menduduki jabatan tertinggi di masing-masing tempat. Provinsi ALA dan ABAS nantinya tidak akan menjadi lebih baik setelah berdiri sendiri bahkan kemunduran yang akan terjadi. Jika kita tanjau kembali tentang dana perimbangan pusat atau dana Otsus yang diberikan untuk Nanggroe Aceh Darussalam, dana itu tidak akan dapat dirasakan oleh ALA dan ABAS nantinya, maka yang terjadi dengan ALA dan ABAS adalah kemiskinan yang makin menjamur diwilayah tersebut dan para pejabat baru itulah yang nantinya akan merasaka kenikmatan dibalik penderitaan rakyat yang dibodoh-bodohi oleh mereka.
Aceh tetap satu, Tidak ada perpecahan didalamnya....

Jumat, 02 Mei 2008

Jalan Banda Aceh- Meulaboh


Pembangunan jalan Banda Aceh-Meulaboh via Calang ini telah berkali-kali mengalami permasalahan. telah berulang kali pula dijanjikan akan ditangani dengan serius karna telah didesak oleh beberapa kali aksi warga yang menuntut ganti rugi tanah serta menuntut karena jalan tersebut tak kunjung di aspal sehingga menyebabkan penyakit pada pernafasan. ketidak seriusan begitu tampak dalam pelaksanaan proyek jalan tersebut, apakah ini merupakan wujud dari ketidakadilan pemerintah dalam membangun daerah?
Ketika kita membandingkan berbagai proyek yang dilakukan diwilayah Utara dan Timur Aceh, proses pelaksanaannya begitu cepat dan banyak tetapi ketika kita palingkan mata ke wilayah Barat dan Selatan Aceh, walau dengan sedikit proyek yang dilakukan disini akan tetapi tidak bisa dilakukan dengan serius dan selalu menunda-nunda, seakan pemerintah tak rela meletakkan proyek tersebut di wilayah Barat Selatan.
Baginikah cara Pemerintah membangun daerahnya? jangan salahkan ketika semua orang meminta keadilan dalam setiap pembagian hak...